KNPI Gandapura Kumpulkan 51 Kantong Darah dari Pendonor

BIREUEN- Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Gandapura, Kabupaten Bireuen, menginisiasi kegiatan donor darah yang berlangsung di Alun-Alun Keude Gurune gok, Kecamatan Gandapura, Senin (24/2/2025).

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara KNPI Gandapura dan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireuen, sebagai upaya mendukung ketersediaan stok darah di rumah sakit serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

Aksi sosial tersebut turut dihadiri oleh unsur Muspika Gandapura, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Gandapura, perwakilan Puskesmas, tokoh masyarakat, pengurus KNPI, serta puluhan pendonor yang dengan sukarela berpartisipasi.
Ketua KNPI Gandapura, Akhyar Rizki, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini berhasil dikumpulkan sebanyak 51 kantong darah. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang bernilai positif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Hasil donor darah ini akan disimpan di bank darah UTD RSUD dr. Fauziah Bireuen sebagai persediaan bagi masyarakat yang membutuhkannya. Kami berharap aksi ini dapat membantu rumah sakit dalam menjaga ketersediaan darah, terutama menjelang Ramadan, di mana kebutuhan darah sering meningkat," ujar Akhyar.

Lebih lanjut, pemuda asal Gampong Lingka Kuta itu menjelaskan bahwa donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pendonor itu sendiri. Proses donor darah dapat merangsang produksi sel darah merah baru, sehingga membantu menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan terhadap berbagai penyakit, termasuk infeksi virus.

"Melakukan donor darah secara rutin akan membantu memperbarui sirkulasi sel darah dalam tubuh, yang pada akhirnya meningkatkan sistem kekebalan tubuh," tambahnya.
Di sisi lain, Kepala UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen, Wardati SKM, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang dilakukan KNPI Gandapura. Menurutnya, partisipasi organisasi kepemudaan, instansi, dan masyarakat dalam aksi donor darah sangat berperan dalam menjaga stabilitas stok darah di rumah sakit.

"Saat ini, kondisi stok darah di UPTD Transfusi Darah RSUD dr. Fauziah relatif stabil, berkat kontribusi dari berbagai instansi dan organisasi yang menggelar aksi serupa. Namun, menjelang Ramadan, kami masih memerlukan tambahan stok darah, terutama untuk golongan darah A yang ketersediaannya masih terbatas," ungkap Wardati, yang akrab disapa Kak War.

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh kepada instansi, organisasi kemasyarakatan (Ormas), maupun organisasi kepemudaan (OKP) yang ingin menggelar kegiatan donor darah demi kepentingan kemanusiaan.

Aksi donor darah ini menjadi bukti nyata peran aktif pemuda dalam kegiatan sosial, sekaligus mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu sesama.(MS)
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru