Ketua JASA Bireuen Kecam Keras Tuduhan Tak Berdasar Soal Dana Rp 4 Miliar, Tantang Pihak Penyebar Hoaks Tunjukkan Bukti
BIREUEN-Ketua Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Bireuen, Tgk Mauliadi, dengan tegas mengecam video yang beredar luas di media sosial, yang menuding pembina JASA, M. Jhoni, pernah menerima dana Rp 4 miliar untuk anak yatim dan fakir miskin di Aceh. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan bentuk pencemaran nama baik.
"Atas dasar apa pihak tersebut membuat pernyataan seperti itu? Tuduhan ini jelas tidak masuk akal. Pengelolaan dana di Pemerintah Aceh ada mekanismenya, dikelola oleh dinas dan SKPA terkait, serta harus dipertanggungjawabkan ke pusat. Tidak mungkin uang negara disalurkan sembarangan tanpa mekanisme yang jelas," tegas Tgk Mauliadi kepada media, Senin (31/3/2025).
Ia menilai, tuduhan tersebut bukan sekadar menyerang individu, tetapi juga merusak kredibilitas JASA sebagai lembaga yang selama ini bekerja dengan transparan dan bertanggung jawab. Menurutnya, penyebaran informasi tanpa bukti hanya akan memicu kegaduhan serta menyesatkan masyarakat.
"Pencemaran nama baik seperti ini tidak bisa dibiarkan. Kami sudah bekerja keras membangun kepercayaan publik, lalu muncul fitnah seperti ini? Ini sangat merugikan! Jika pihak yang menuduh memiliki bukti, silakan tunjukkan secara terbuka. Jika tidak, ini murni fitnah yang harus dipertanggungjawabkan," ujarnya dengan nada geram.
Tgk Mauliadi juga menginstruksikan seluruh jajaran JASA dan masyarakat Aceh untuk tidak terpancing oleh isu liar yang tidak memiliki dasar. Ia meminta agar pihak yang menyebarkan video tersebut segera menarik pernyataan dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
"Jika tidak ada klarifikasi dan permintaan maaf, kami akan menempuh jalur hukum. Kami tidak akan tinggal diam atas fitnah keji yang merugikan lembaga kami," pungkasnya.(MS)